Panduan asuransi umum untuk keluarga dan UMKM · Tidak menjual polis
Menu
  1. Beranda
  2. Asuransi Usaha
  3. Underinsurance: Kenapa Nilai Pertanggungan Terlalu Rendah Bisa Memotong Klaim
Asuransi Usaha

Underinsurance: Kenapa Nilai Pertanggungan Terlalu Rendah Bisa Memotong Klaim

Prinsip indemnitas dan underinsurance dalam asuransi umum, termasuk cara klaim dihitung proporsional saat nilai pertanggungan terlalu rendah.

Tim Panduan Veritasindo · Diperbarui

Underinsurance: Kenapa Nilai Pertanggungan Terlalu Rendah Bisa Memotong Klaim
Ilustrasi Veritasindo (gambar dibuat dengan AI)

Intisari

  • Asuransi umum bertujuan mengembalikan kondisi seperti sebelum kerugian, bukan memberi keuntungan.
  • Jika nilai pertanggungan lebih rendah dari nilai sebenarnya, klaim bisa dibayar secara proporsional.
  • Perbarui nilai pertanggungan secara berkala, terutama untuk bangunan dan stok.

Banyak pemilik properti memilih nilai pertanggungan rendah supaya premi lebih murah. Sekilas terlihat hemat, tetapi saat terjadi kerugian, pilihan ini bisa membuat penggantian jauh lebih kecil dari yang dibayangkan, bahkan untuk kerusakan sebagian.

Prinsip indemnitas

Asuransi umum, seperti asuransi properti dan kendaraan, berpegang pada prinsip indemnitas. Tujuannya mengembalikan tertanggung ke posisi finansial seperti sesaat sebelum kerugian. Asuransi tidak dimaksudkan memberi keuntungan, sehingga penggantian dibatasi pada kerugian yang benar-benar terjadi.

Apa itu underinsurance?

Underinsurance terjadi ketika nilai pertanggungan lebih rendah dari nilai sebenarnya objek yang diasuransikan. Banyak polis properti memuat klausul yang membuat penggantian dihitung secara proporsional dalam kondisi ini.

Contoh hitungan proporsional

Sebuah bangunan toko bernilai sebenarnya Rp1 miliar, tetapi diasuransikan Rp500 juta. Terjadi kebakaran dengan kerugian Rp200 juta. Karena nilai pertanggungan hanya separuh nilai sebenarnya, penggantian dihitung:

Rp500 juta / Rp1 miliar x Rp200 juta = Rp100 juta, lalu dikurangi risiko sendiri bila ada.

Pemilik menanggung sendiri separuh kerugian, meskipun kerugiannya jauh di bawah nilai pertanggungan.

Overinsurance juga tidak menguntungkan

Sebaliknya, mengasuransikan di atas nilai sebenarnya juga tidak membantu. Penggantian tetap dibatasi kerugian nyata, sehingga premi untuk kelebihan nilai menjadi pengeluaran yang sia-sia.

Cara menghindari underinsurance

  1. Hitung nilai bangunan berdasarkan biaya membangun kembali, bukan harga tanah.
  2. Catat nilai stok dan peralatan secara berkala.
  3. Perbarui nilai pertanggungan setiap perpanjangan polis atau setelah renovasi.
  4. Tanyakan apakah polis memuat klausul proporsional dan bagaimana penerapannya.

Tanya jawab

Apa itu prinsip indemnitas?

Prinsip bahwa penggantian asuransi umum mengembalikan tertanggung ke posisi finansial seperti sebelum kerugian, tidak lebih dan tidak kurang.

Apakah mengasuransikan lebih tinggi dari nilai sebenarnya menguntungkan?

Tidak. Penggantian tetap dibatasi kerugian sebenarnya, sehingga premi untuk kelebihan nilai menjadi sia-sia.

Seberapa sering nilai pertanggungan perlu diperbarui?

Setidaknya saat perpanjangan polis, atau setiap ada renovasi, penambahan aset, atau perubahan besar pada nilai stok.

Panduan ini bersifat informasi umum. Ketentuan polis berbeda di setiap perusahaan, jadi rujuk polis dan ringkasan informasi produk dari perusahaan asuransimu.

Panduan lainnya