Panduan asuransi umum untuk keluarga dan UMKM · Tidak menjual polis
Menu
  1. Beranda
  2. Asuransi Properti
  3. Asuransi Gempa Bumi: Cara Kerja EQVET, Zona Tarif, dan Risiko Sendiri 2,5 Persen
Asuransi Properti

Asuransi Gempa Bumi: Cara Kerja EQVET, Zona Tarif, dan Risiko Sendiri 2,5 Persen

Asuransi gempa bumi atau EQVET menjamin gempa, letusan gunung berapi, dan tsunami. Pahami zona tarif SEOJK 6/2017 dan risiko sendiri yang umum dipakai.

Tim Panduan Veritasindo · Diperbarui

Asuransi Gempa Bumi: Cara Kerja EQVET, Zona Tarif, dan Risiko Sendiri 2,5 Persen
Ilustrasi Veritasindo (gambar dibuat dengan AI)

Intisari

  • EQVET menjamin kerusakan akibat gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami.
  • Tarif gempa ditentukan berdasarkan zona lokasi properti dalam SEOJK 6/2017.
  • Risiko sendiri gempa umumnya dihitung dari harga pertanggungan, bukan dari nilai klaim.

Indonesia berada di wilayah rawan gempa, tetapi banyak pemilik rumah baru memikirkan asuransi gempa setelah gempa besar terjadi. Memahami cara kerjanya sejak awal membantu menentukan apakah perlindungan ini layak ditambahkan.

Apa itu EQVET?

EQVET adalah singkatan dari earthquake, volcanic eruption, dan tsunami. Jaminan ini menanggung kerusakan atau kehilangan fisik bangunan dan isi akibat gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. EQVET bisa menjadi perluasan dari asuransi kebakaran FLEXAS atau property all risk.

Zona tarif

Tarif premi gempa diatur dalam SEOJK Nomor 6/SEOJK.05/2017. Penentuan zona dilakukan berdasarkan provinsi dan kabupaten atau kota lokasi properti, karena tingkat risiko gempa berbeda di setiap daerah. Sebagai contoh dari salah satu produk yang dipasarkan, tarif gempa untuk rumah di DKI Jakarta yang termasuk zona 4 adalah 1,35 per mil dari harga pertanggungan.

Dengan tarif itu, rumah dengan harga pertanggungan Rp1 miliar dikenakan premi gempa sekitar Rp1.350.000 per tahun, belum termasuk biaya administrasi polis dan meterai.

Risiko sendiri

Yang paling sering mengejutkan pemilik polis adalah risiko sendiri. Pada banyak produk, risiko sendiri gempa bumi adalah 2,5 persen dari jumlah harga pertanggungan, bukan dari nilai klaim.

Contohnya, rumah dengan harga pertanggungan Rp200 juta mengalami kerusakan dengan nilai klaim Rp60 juta. Risiko sendiri 2,5 persen dari Rp200 juta adalah Rp5 juta, sehingga penggantian menjadi Rp55 juta. Untuk kerusakan kecil di bawah Rp5 juta, tidak ada penggantian.

Dokumen klaim yang umum

  • Formulir klaim dan kronologi kejadian.
  • Foto kerusakan dan area sekitar properti.
  • Fotokopi polis dan identitas tertanggung.
  • Rincian perkiraan biaya perbaikan.

Layak atau tidak?

Pertimbangkan tingkat risiko gempa di daerahmu, nilai bangunan, dan kemampuan menanggung biaya perbaikan sendiri. Untuk rumah bernilai tinggi di zona rawan, perluasan gempa sering menjadi perlindungan yang paling bernilai, meski ada risiko sendiri yang cukup besar.

Tanya jawab

Kenapa risiko sendiri gempa dihitung dari harga pertanggungan?

Karena kerugian gempa bisa sangat besar dan meluas. Pada banyak produk, risiko sendiri 2,5 persen dihitung dari total harga pertanggungan. Cek polismu.

Apakah banjir setelah gempa ditanggung?

Tergantung polis. Pada polis standar gempa, banjir atau genangan hanya dijamin bila disebabkan langsung oleh gempa dalam jangka waktu tertentu.

Apakah asuransi gempa bisa dibeli terpisah?

Bisa sebagai perluasan dari asuransi kebakaran atau property all risk, atau sebagai produk tersendiri pada perusahaan tertentu.

Panduan ini bersifat informasi umum. Ketentuan polis berbeda di setiap perusahaan, jadi rujuk polis dan ringkasan informasi produk dari perusahaan asuransimu.

Panduan lainnya